Lastel, Hotel Mayat di Jepang yang Sedang Booming - Coretan Zamrud Hijau
Headlines News :

Home » » Lastel, Hotel Mayat di Jepang yang Sedang Booming

Lastel, Hotel Mayat di Jepang yang Sedang Booming

Written By Zamrud Hijau on Senin, 11 Juni 2012 | 23.09

UNIK DAN ANEH - Jepang adalah sebuah negara dengan tingkat kematiannya 1,6 juta per tahun, kematian disana telah menjadi suatu pasar yang booming di Jepang.

Seorang pengusaha Yokohama bernama Hisayoshi Teramura sedang mencoba untuk lebih dalam menekuni bidang bisnis ini dengan menawarkan sebuah hotel khusus untuk orang mati.


Mr Teramura yang sudah memiliki bisnis kuburan dan rumah duka membuka Hotel aneh ini di seberang toko mie yang tak berdosa di pinggiran kota Yokohama tahun lalu.



Hotel untuk para mayat ini bernama Lastel, menawarkan kamar untuk si mayat dengan sewa harian ¥ 12.000 (sekitar Rp. 1.400.000,-) dimana keluarga korban dapat sementara untuk menyimpan (atau mungkin memberi liburan untuk si mayat) saat si mayat menunggu giliran antrianpada krematorium kota yang akhir-akhir ini sedang ramai.

Di Yokohama, mayat menunggu kira-kira sampai 4 hari sebelum masuk dapur alias dikremasi, hal ini otomatis memberikan Hotel Lastel daftar tamu yang enggan menunggu giliran di rumahnya sendiri Ini juga untuk menghindari mayat menginap di rumah yang sempit selama dia menunggu giliran.

Menggunakan sistem pnyimpanan mayat yang canggih dan otomatis, hotel ini menyimpan dan mengawetkan mayat dengan suhu yang dingin, selama mayat-mayat ini bersemayam beberapa hari di ruang yang bisa dilihat, siang dan malam keluarga atau teman-teman mendiang bisa datang untuk memberikan penghormatan terakhirnya.

Penginapan Hisayoshi Teramura dari luar tampak seperti hotel-hotel kecil lainnya yang berada di kota pelabuhan, kadang-kadang ada pasangan kekasih yang keliru masuk dan memesan kamar, sementara sang staff mengatakan, "Kami hanya menyediakan ruangan dengan suhu dingin...!"






Pengurus Jenazah mempersiapkan mayat di hotel mayat Lastel.


Seorang karyawan mengatur bunga di ruangan mayat untuk dijenguk.


Dapur pondok kondominium, dimana anggota keluarga lainnya dapat tinggal sementara.

Sumber
Share this article :

1 komentar:

  1. kalau di indonesia sudah banyak rumah duka
    ternyata di jepang baru jadi trend sekarang

    BalasHapus

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Coretan Zamrud Hijau - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger